Posts

Garis Kontur dan Kesia-siaan Selama 40 Menit (Interview Singkat Bersama Bucek Raya)

Image
Dalam minggu yang sama ketika Hail Jhon merilis album ke duanya: Garis Kontur, kota Palu dilanda gempa , dan Padang, kota yang lebih membutuhkan cahaya ulama ketimbang cahaya lilin ataupun lampu listrik itu, dilanda banjir besar. 1 anugerah dan 2 bencana sekaligus dalam 1 minggu. Memang ada baiknya kita menganggap album ke dua Hail Jhon sebagai anugerah saja, ketimbang mengatakan bahwa ada 3 bencana terjadi dalam minggu yang sama di awal Juni. Lalu, penting juga untuk dicatat: di minggu yang sama itu juga, saya pindah kamar kost dengan alasan yang hampir tidak ada. 1 anugerah, 2 bencana, dan 1 peristiwa tanpa makna. Betapa. Di kamar baru yang panasnya seperti suhu tubuh orang yang terkena demam, saya mendengarkan Garis Kontur melalui Deezer . Pelantang portabel saya pasang di telinga, lalu saya pencet tombol play di aplikasi musik daring tersebut. 8 lagu yang ada di album itupun berputar selama kira-kira 40 menit. Sampai di menit terakhir, saya tahu 40 menit dalam hidup...

USAHA MENULIS

Image
Pict: Free As A Gun - Eko Nugroho DUNIA ini penuh hal hal menjengkelkan, dan menulis adalah salah satu aktivitas terbaik untuk mempercepat datangnya kejengkelan itu. Sebagai seseorang yang tertarik ingin menulis cerita cerita pendek, kamu harus berusaha keras untuk mencoba menulis dengan baik, benar, dan menarik. Kemudian kau harus memikirkan ide ide yang baru, dan atau mengolah ide ide lama menjadi sesuatu yang, katakanlah, mencengangkan orang orang. Kau juga harus memikirkan sebuah ciri khusus untuk tulisanmu agar tak dianggap peniru atau plagiator. Karena itu kau harus berguru pada orang orang hebat, misalnya para nominee penghargaan sastra. Tapi tetap saja, menulis tak segampang itu, seperti apa yang terjadi pada tokoh kita ini. Tokoh kita ini baru saja ikut sebuah kelas menulis di sebuah klub baca yang lumayan hip di kalangan anak muda, dan oleh mentornya di kelas, ia ditugaskan untuk membuat sebuah cerita pendek. Sebenarnya ia tidak bisa menulis dengan deadline ...

KOMIK INDONESIA DENGAN TEKNIK CUKIL

Image
Cukil kayu, atau woodcut , atau xylografi , merupakan teknik cetak kuno yang dikenal manusia. Di Asia, teknik ini berkembang di Cina dan Jepang belasan abad yang lalu.  Di Eropa, teknik ini berkembang di tahun 1400an, sebelum kemudian Gutenberg membuat mesin cetak. Di Indonesia -saya belum mendalami alasannya- gambar yang dicetak dengan teknik ini banyak saya temukan dalam poster poster propaganda. Yang paling mudah saya ingat adalah poster poster bikinan komunitas Taring Padi, Yogyakarta. Teknik cukil kayu ini juga disebut sebut sebagai asal muasal terciptanya komik komik jepang atau kita kenal dengan manga. Meski kemudian komik yang banyak kita kenal dan baca sekarang dibuat dengan teknik cetak modern, bukan berarti bahwa pembuatan komik dengan teknik cukil kayu ini ditinggalkan sama sekali. Tahun 1918, Frans Masereel di Perancis membuat sesuatu dengan teknik cukil kayu yang disebutnya sebagai wordless novel berjudul 25 Images of Man’s Passions, yang mana benda ini memiliki semu...